Monthly Archives: August 2010
Benarkah Engkau Takut!
Jeniffer adalah seorang analis pasar yang mengharuskan dirinya untuk melakukan perjalanan ke berbagai negara. Dalam menjalani tugasnya, jeniffer harus bersiap menghadapi berbagai tantangan baik secara fisik maupun psikologis. Jeniffer tentu paham mengapa perusahaan menempatkannya pada posisi ini. Karena Jeniffer adalah tipe pribadi yang sangat berani, berwawasan luas dan menyukai tantangan. Dalam tugasnya Jenn dihadapkan pada beragan situasi sulit, dari mulai medan berat pada saat dia diharuskan untuk menembus hutan untuk mencapai satu daerah terpencil di Kalimantan, panasnya udara di Afrika Selatan, atau konflik perang di semenanjung arab dan afganistan. Belum lagi tekanan psikis seperti rasa rindu pada keluarga, kata-kata kasar dari kolega bisnis, tekanan kerja dari perusahaan, dan itu semua telah dia hadapi dengan sangat baik. Read the rest of this entry
“If nothing ever changed, there’d be no butterflies”
Minto merasa tidak ada yang berubah dalam hidupnya. Dia tetap saja seorang tukang batu dan buruh serabutan yang berpenghasilan 15 ribu setiap harinya. Meski telah mencoba untuk bekerja lebih keras, lebih ulet, namun sepertinya nasib tetap saja menghendaki hal yang sama atas dirinya. Pun dia juga telah banyak rajin yang surau di seberang kampong untuk menyampaikan keluh kesahnya pada sang pencipta. Tetapi, Minto merasa apa yang telah dilakukannya sampai saa ini tidak membawa angina perubahan, walaupun cuma sejengkal tanah. Kondisi ini membuat Minto menjadi sedikit jengah dengan apa yang dia alami. Kejengahan ini pula yang membuat Minto belum memilih untuk berkeluarga, sebab dia berpikir dalam hatinya, jika aku seperti ini, maka apa yang akan terjadi dengan anak dan istriku kelak. Pasti akan lebih buruk keadaannnya. Dia mulai berfikir bahwa mengapa harus bekerja keras dan berdoa, jika hasilnya akan tetap sama. Mengapa harus mencari kemakmuran jika apa yang sedang akau kerjakan hanya untuk diriku sendiri. Minto mulai merasa bahwa dengan umurnya yang mendekati 40 ini hal terbaik yang bisa dia kerjakan adalah menikmati apa yang peroleh, tanpa harus mencoba untuk merubah nasibnya. Tubuhnya yang semula kekar dan nampak gagah, kini lambat laun mulai kurus dan tak terurus. Sarung dan sajadah yang biasa dia bawa ke surau, telah menerima nasib buruk dijadikan penambal rumahnya yang mulai doyong terkena terpaan cuaca. Minto nampak lebih tua dari umurnya, rambutnya telah mulai memutih, dan jalannya telah nampak sempoyongan. Beberapa teman sempat khawatir atas apa yang menimpa minto, sebab mereka tahu Minto temannya dulu, telah mulai berubah menjadi lebih buruk dari sebelumnya. Tetapi apakah minto peduli dengan semua itu, jika pikirang dan hatinya telah mulai mantap mengatakan. Tidak akan ada yang berubah dengan diriku dan kehidupanku. Read the rest of this entry
”Bukan Mereka Tapi anda”
Andreas masih tersandar di kursi goyangnya kesayangannya. Kursi inilah yang masih setia menjaga agar punggungnya tetap tegak dan tidak terkulai lemas. Senyumnya yang selalu ramah pada semua orang, saat ini agak sedikit pudar dengan sorot matanya yang kosong. Sesekali telinganya mendengat Hpnya bergetar namun dia tidak segera beranjak menjawab telp atau sms yang masuk. Baginya suara itu, seperti gedung WTC yang baru saja ditabrak oleh pesawat teroris pada 11 September silam. Adreas dikenal teman-temannya sebagai seorang konsultan keluarga yang sukses. Sikapnya yang luwes dan komunikatif membuat Andreas mampu masuk dalam beragam pergaulan dan diterima dengan baik. Tidak salah jika kemudian Andreas begitu dikenal dan banyak yang mempercayakan masalah keluarga mereka. Sebelum hari ini, semuanya nampak baik-baik saja bagi Andreas. Dia merasa sebagai orang yang beruntung, dengan karirnya yang dibutuhkan oleh banyak orang. Kekayaan, bisnis yang sesuai, peruntungan yang baik serta teman-teman yang selalu setia meneleponnya untuk mengajaknya makan siang. Tentu hal itu disadarinya sebagai bentuk sukses yang benar-benar dia inginkan. Namun, entah mengapa hari ini Andreas tidak benar-benar tahu pasti apakah keadaannya sekarang yang memang dia inginkan. Read the rest of this entry



