Category Archives: Etika Profesi
Pelanggaran Etika & Sanksi
Interaksi hubungan dalam kehidupan masyarakat senantiasa diwarnai dengan penyalahgunaan, pelanggaran, ataupun penyimpangan. Walaupun telah ada etika sebagai pedoman dalam mengatur kehidupan masyarakat, namun ada sebagian diantaranya yang tidak taat, atau menentang dan bahkan membuat pelanggaran terhadap pedoman yang telah ada.
Kondisi demikian akan menimbulkan ketidakseimbangan dalam masyarakat. Pola interaksi antar masyarakat tidak lagi berjalan lancar, karena muncul konflik dan saling tidak percaya, terjadi ketidakharmonisan dalam penghormatan terhadap etika yang ada, dimana ada yang masih setia terhadap etika, namun sebagian cenderung menentang dan membenarkan tindakannya. Dalam kondisi ini maka jika etika ataupun aturan yang berlaku tidak memiliki kemampuan untuk memecahkan permasalahan, maka masyarakat dalam kondisi krisis dan kekacauan pasti akan timbul Read the rest of this entry
Memaknai Etika
Kata “etika” yang secara etimologis berasal dari kata Yunani “ethos”, harafiah berarti “adat kebiasaan,” “watak” atau “kelakuan manusia”. Sebagai suatu istilah yang cukup banyak dipakai dalam hidup sehari-hari, kata tersebut memiliki arti yang lebih luas dari sekedar arti etimologis-harafiah. Dalam pemakaian sehari-hari, sekurang-kurangnya dapat dibedakan tiga arti kata “etika.”
- Arti pertama adalah sebagai “sistem nilai.” Kata “etika” di sini berarti nilai-nilai dan norma-norma moral yang menjadi pegangan hidup atau sebagai pedoman penilaian baik-buruknya perilaku manusia, baik secara individual maupun sosial dalam suatu masyarakat. Read the rest of this entry
Profesional Vs Amatir
Dalam ranah pekerjaan, maka sebenarnya kita akan menemukan bahwa setiap pekerjaan dilakukan dengan berbagai cara dan usaha. Tujuan dari apa yang diusahakan itu adalah mencari keuntungan dari setiap pekerjaan. Dalam proses mencari keuntungan itu, timbul sebuah perlombaan atau kompetisi karena keuntungan yang akan diraih terbatas. Nah, ditengah kompetisi tersebut ada beberapa kalangan yang menempuhnya dengan penuh tanggungjawab, pada langkah yang benar, sesuai dengan aturan, dan etika yang ada. Mereka adalah golongan yang disebut professional. Namun, ada pula kalangan yang melakukannya dibawah standar, seringkali tidak dipenuhi rasa tanggungjawab, dan tidak peduli hasil yang akan diperoleh legal atau illegal. Mereka seringkali disebut sebagai amatir. Read the rest of this entry
