SOFTWARE KOMPUTER

Dalam bab ini yang merupakan kelanjutan dari bab sebelumnya yaitu bab 2 membicarakan mengenai software komputer, apabila dalam bab 2 membicarakan tentang hardware atau bentuk fisik dari komputer maka pada bab 3 yang dibicarakan adalah mengenai software dimana software dapat mengontrol hardware karena berisi program-program yang telah tersimpan dulu sebelumnya yang dapat menyuruh komputer untuk melakukan segala perintah yang diinginkan.

Software adalah satu set perangkat program-program yang telah diatur sedemikian rupa termasuk didalamnya instruksi-instruksi yang dapat mengontrol operasional sebuah sistem komputer. Sebuah komputer tanpa ada software tidak akan dapat diopresionalkan secara maksimal atau memiliki nilai yang kecil. Keduanya dibutuhkan oleh sistem komputer sebagai peralatan yang digunakan oleh organisasi. Sangat penting untuk memahami hardware komputer, akan tetapi bagi seorang manajer lebih penting untuk memahami software komputer. Sehingga dibawah ini akan djelaskan tentang berbagai tipe dari software komputer dan bagaimana software tersebut digunakan dalam organisasi.

A. EVOLUSI DARI PROGRAM KOMPUTER

1. Generasi Bahasa Pertama dan Kedua

Komputer mula-mula diprogram dalam bahasa mesin (machine language), atau bahasa generasi pertama —suatu rangkaian angka— angka nol dan satu yang dapat diinterpretasikan dan dilaksanakan oleh CPU. Bahasa mesin penting, karena itulah satu-satunya yang dimengerti oleh komputer. Namun bahasa mesin sulit untuk digunakan dan ilmuwan komputer mengembangkan bahasa pemrograman yang lebih menyerupai komunikasi manusia.

Computer software kemudian berkembang menjadi assembly languages menggunakan kode operasi memoric untuk mengantikan kode operasi bahasa mesin dan nama-nama simbolis untuk memproses data. Program assembly languages juga disebut source program dan hasil dari program bahasa mesin disebut object program. Assembly language yang terkenal adalah SOAP (Symbolic Optimization Assembly Program), Autocoder, dan BAL (Basic Assembly Language). Program assembly language lebih mudah daripada program bahasa mesin, tetapi masih membutuhkan programer untuk melaksanakan langkah-langkah yang dapat dipahami oleh komputer, masih membutuhkan satu instruksi assembly language untuk tiap instruksi bahasa mesin.

2. Generasi Bahasa Ketiga dan Keempat

Bahasa generasi ketiga juga disebut bahasa prosedural karena menggunakan rancangan prosedur tahap demi tahap dari programer untuk mencapai tugas yang diinginkan. Source program adalah salah satu bahasa yang harus diterjemahkan menjadi bahasa mesin object program sebelum diselesaikan oleh komputer. Penterjemah bahasa disebut compiler yang menghasilkan satu object program lengkap dalam satu proses kemudian object program tersebut dijalankan. Sebaliknya, interpreter menterjemahkan instruksi bahasa sumber dan melaksanakannya sebelum berpindah ke instruksi selanjutnya. Sedangkan bahasa generasi keempat disebut juga bahasa produktivitas dan bahasa non-prosedural karena urutan instruksi tidak sepenting pada bahasa generasi ketigaserta lebih mudah digunakan daripada bahasa generasi ketiga.

B. TIPE-TIPE KUNCI SOFTWARE

Untuk mengawali pemahaman mengenai elemen-elemen kunci computer software terdapat dua bagian yang membagi software menjadi dua kategori utama, yaitu :

1. Application Software

Termasuk keseluruhan program yang digunakan untuk mencapai tugas-tugas khusus oleh pengguna komputer. Tiap output prosedur program dibutuhkan oleh pengguna untuk menyelesaikan pekerjaan mereka.

2. Support Software

Disebut juga sistem software tidak secara langsung menghasilkan output yang dibutuhkan oleh pengguna. Sebagai gantinya, support software menyediakan computing environment yang relatif lebih mudah dan efisien bagi manusia untuk menggunakannya. Program aplikasi memudahkan untuk digunakan dalam beberapa bahasa untuk diselesaikan dan menjamin sumber daya hardware dan software komputer digunakan secara efisien. Support software biasanya diperoleh dari vendor komputer dan dari perusahaan spesialis pengembangan software.

C. APPLICATIONS SOFTWARE

Applications software terkadang dikembangkan oleh organisasi tetapi terkadang diperoleh dari sumber luar. Paket aplikasi standar seperti word processing, database management systems, electronic mail, dan spreadsheet hampir selalu dibeli. Aplikasi yang unik untuk sebuah organisasi sering dikembangkan oleh organisasi itu sendiri misalnya sistem pengendalian produksi, proprietary foreign exchange trading program, dan sistem pendukung keputusan untuk mengadopsi produk baru.

Terdapat tiga alasan adanya revolusi pengguna akhir komputer. Pertama, sistem informasi organisasi tidak dapat dihentikan dengan adanya permintaan aplikasi software yang baru, dan peningkatan tugas-tugas yang signifikan. Kedua, semakin berpengetahuan luas, kelompok penguna semakin berorientasi pada komputer yang diciptakan oleh para lulusan perguruan tinggi, dan oleh program-program pelatihan. Ketiga, kekuatan sistem komputer desktop menjadi lebih handal dan alat yang relatif mudah digunakan untuk dikembangkan oleh vendor software.

1. Contoh-contoh Paket Aplikasi

Terdapat banyak paket akuntansi berdasarkan microcomputer yang tersedia, tetapi disini hanya memfokuskan pada dua paket, yaitu paket murah yang didesain untuk usaha kecil dan menengah serta yang didesain untuk usaha besar. Paket yang didesain untuk usaha kecil dan menengah semua fitur paket ini dibutuhkan oleh UKM termasuk waktu dan tagihan, kertas kerja, akun piutang, akun utang, persediaan, biaya gaji, neraca rekonsiliasi, dan laporan keuangan. Paket kedua, ada penambahan perangkat modul yang dapat diperoleh secara terpisah, misalnya ACCPAC untuk windoe corporate series adalah sistem manajemen keuangan modular untuk usaha menengah dan besar. Modul sistem manajer mengelola keamanan, menjamin integritas data, dan lain-lain.

2. Personal Productivity Software

dari pandangan personal sebagai manajer, kategori dari aplikasi software dipilih personal productivity software yang sangat bermanfaat. Paket ini akan digunakan dalam basis reguler, yaitu : word processing, spreadsheet, database management systems, presentation graphic, world wide web (www), electronic mail, dan groupware.

D. SUPPORT SOFTWARE

Terdapat bermacam-macam tipe software pada support software, seperti penterjemah bahasa yang dinahas pada awal bab ini. Penterjemahan yang digunakan oleh support software disebut assembler, compiler, dan interpreter.

1. Sistem Operasi

Sistem operasi adalah program yang sangat kompleks yang mengendalikan operasi hardware komputer dan mengkoordinasikan semua software, sehingga banyak pekerjaan yang harus dilakukan yang membutuhkan ketersediaan sumber daya. Pengguna berinteraksi dengan sistem operasi dan sistem operasi mengendalikan semua sumber daya hardware dan software sistem komputer. Sistem operasi microcomputer seperti windows 98 dan 2000 menampilkan banyak fungsi, meskipun skala lebih kecil tetapi kerumitan dapat dikurangi. Tujuan dari sistem operasi microcomputer secara tepat adalah sama dengan tujuan dari sistem operasi dari mesin yang besar untuk memaksimalkan hasil dari sistem komputer dan mempermudah beban kerja dari pengguna. Sistem operasi yang harus dikenali diantaranya adalah sebagai berikut :

a. Bahasa Pengendalian Kerja,

b. Multiprogramming,

c. Virtual Memory,

d. Multiprocessing,

e. Sumber-sumber Sistem Operasi, dan

f. Sistem Operasi Jaringan.

2. Generasi Bahasa Ketiga

Dalam bahasa berorientasi pasar dimana harus mengkodekan instruksi-instruksi dalam urutan yang tepat sama dengan yang akan djalankan oleh komputer. Generasi bahasa ketiga cukup terstandarisasi sehingga dengan sedikit modifikasi dapat dilaksanakan pada berbagai komputer, diantaranya :

a. BASIC,

b. C,

c. COBOL, serta

d. Bahasa Prosedural yang Lain (FORTRAN dan PASCAL).

3. Generasi Bahasa Keempat

Bahasa generasi keempat memberikan level instruksi yang lebih tinggi daripada bahasa benerasi ketiga dan progam bahasa generasi keempat cenderung untuk membutuhkan lebih sedikit instruksi. Berarti program generasi bahasa keempat lebih pendek, lebih mudah untuk ditulis, mudah untuk dimodifikasi, mudah untuk dibaca dan dipahami, dan lebih bebas dari kesalahan daripada bahasa generasi ketiga, misal :

a. FOCUS (peralatan dan fasilitas yang terintegrasi termasuk sistem manajemen database, kamus data, query language, dan penggerak laporan, editor teks interaktif dan screen painter, serta paket analisis statistik).

b. Pengembangan masa depan : bahasa generasi kelima akan muncul di abad 21, dalam bahasa generasi kelima akan menggunakan bahasa yang ilmiah, dimana pengguna menulis program mereka dalam bahasa Inggris.

4. Pemrograman Berorientasi Obyek (Object-Oriented Programming/OOP)

Ide dasar yang melatarbelakangi OOP adalah untuk menciptakan dan memprogram bermacam-macam obyek hanya sekali kemudian menyimpannya untuk penggunaan dalam aplikasi terbaru atau aplikasi lainnya.

Bahasa-bahasa untuk Pengembangan Aplikasi Web

Pada umumnya yang sering digunakan oleh para pengguna internet dalam bentuk HTML. Bentuk ini mungkin dapat bersifat statis maupun dimanis. Contoh dari HTML statis adalah bentuk ini dapat digunakan untuk memesan barang grosir.

Kemunculan internet telah membawa peningkatan kebutuhan untuk mengembangkan aplikasi berdasarkan web. Ketika aplikasi ini menjadi rumit, hal ini membuat regestrasi pengguna untuk mengaplikasikan kemampuan transaksi bisnis, sehingga akan terjadi hal-hal berikut :

a. Semua aplikasi web didasarkan pada jumlah n ikatan arsitektur (dimana lebih besar sama dengan 2). Sistem tipe yang terdiri dari 3 ikatan : kecocokan pengguna, server web atau aplikasi, dan server database.

b. Pengguna berinteraksi dengan sistem melalui bentuk berdasarkan web. Data masuk dalam form yang dikirim kepada server, dimana akan diproses oleh program aplikasi server. Program ini ditulis pada bagian informasi database.

5. Database Management Systems (DBMS)

Sistem Manajemen Database (DBMS) adalah software pendukung yang duigunakan untuk membuat, mengelola, dan melindungi data organisional. DBMS bekerja dengan sistem operasi untuk menyimpan dan memodifikasi data dan membuat data dapat diakses dalam jumlah yang bermakna dan cara yang resmi. Penambahan DBMS meningkatkan pengelolaan data secara signifikan yang disediakan oleh sistem operasional. Tujuannya adalah membiarkan programer memilih data dari file dengan lebih memilih penyimpanan konten, bukan lokasi fisik. Hal ini membuat pemrograman lebih mudah, produktif, dan mengurangi tingkat kesalahan.

Database adalah pembagian koleksi dari data yang berhubungan, mengorganisasikan kebutuhan organisasi. DBMS adalah software yang mengelola database, ada beberapa tipe yang berbeda dari DBMS antara lain:

  1. Hirarki, data diatur dalam bentuk kerangka organisasi top-down.
  2. Network, data diatur seperti kota-kota pada sistem jalan raya, dengan beberapa tanda dari satu data atau lebih.
  3. Relational, data diatur dalam tabel sederhana dan disimpan yang berhubungan dengan data umum pada setiap tabel.
  4. Orientasi objek, data dapat berupa grafik, video, dan suara sama seperti tipe data sederhana; atribut dan metode ditempatkan pada kelas objek.

Organisasi File

File komputer disimpan pada penggunaan disket organisasi file yang disediakan oleh sistem operasi dan tambahan struktur tertentu oleh DBMS. Ada tiga bentuk umum dari organisasi file, antara lain:

  1. Organisasi file rangkaian, mengatur penyimpanan sehingga mereka secara fisik berdekatan dan dengan tujuan oleh beberapa kunci.
  2. Organisasi file langsung juga menggunakan kuci pada tiap penyimpanan, tetapi penyimpanan diletakkan dan diselamatkan sehingga penyimpanan individu dapat diakses dengan cepat.
  3. Organisasi file indeks, menyediakan kompromi antara kemampuan rangkaian dan akses langsung.

Dari pandangan manajerial, DBMS membantu mengelola data dengan memberikan fungsi sebagai berikut :

a. Penyimpanan data, pemanggilan data, update : menyediakan bermacam-macam perintah yang dapat dipanggil kembali secara mudah dan dapat menyajikan modifikasi data.

b. Backup : secara otomatis dapat meng-copy database dan dibuat update untuk melindungi dari kerusakan serta sabotase yang disengaja.

c. Perbaikan : kemampuan menyimpan kembali database setelah terjadi kerusakan, atau setelah terjadi ketidak akuratan data dari database.

d. Pengendalian Integritas : menjamin hanya data yang valid yang dimasukkan dalam database.

e. Pengendalian keamanan : menjamin hanya pihak yang berwenang yang dapat menggunakan database.

f. Pengendalian kerjasama : melindungi database dari anomali yang dapat terjadi ketika dua atau lebih program berusaha untuk meng-update data yang sama dalam waktu yang sama.

g. Pengendalian transaksi : dapat mengubah pembattalan perintah database ketika sebuah program mengalami kesalahan fungsional, pengguna dapat membatalkan transaksi bisnis.

Para manajer harus memiliki sikap-sikap dibawah ini mengenai peralatan DBMS dan direktori data, diantaranya adalah :

a. Memahami arti dan maksud data serta kebutuhan kualitas, sehingga definisi akurasi data dapat dikembangkan dan dibagi oleh semua orang yang mengakses.

b. Memahami bagaiman data tersebut akan digunakan.

c. Dapat mengenali data, misal jumlah konsumen, neraca kredit, serta tagihan material dari organisasi data.

d. Belajar untuk membuat pilihan intelijen antara pengembangan database lokal pada personal komputer.

6. Peralatan CASE

CASE (Computer Aided Software Engineering) merupakan kumpulan peralatan software yang digunakan untuk membantu menggerakkan semua fase dalam daur hidup pengembangan software.

7. Software dalam bidang Komunikasi

Software dalam bidang komunikasi meningkat karena terjadi ledakan jumlah Local Area Network (LAN), Wide Area Network (WANs), meningkatnya penggunaan internet, serta World Wide Web.

8. Program-program Utilitas

Software utilitas meliputi program-program yang berisi program aplikasi pada area memori, hubungan antara program dengan sub-program, penggabungan dua file data secara bersama-sama, dan copy file dari satu tempat ke tempat lain.

E. PERUBAHAN SIFAT SOFTWARE

Terdapat 8 tren kunci yang dapat diidentifikasi ole manajer berkenaan dengan perkembangan model software, yaitu :

a. Semakin banyak jaringan software dan semakin banyak kode mikro,

b. Susunan hardware dan software yang lebih kompleks,

c. Kurangnya perhatian terhadap efisiensi mesin,

d. Aplikasi yang semakin banyak dibeli,

e. Semakin banyak pemrograman yang menggunakan orientasi obyek dan bahasa visual,

f. Lebih menekankan pada aplikasi dari penggunaan intranet dan internet,

g. Semakin banyak perkembangan user, dan

h. Semakin banyak menggunakan software produktivitas personal.

F. KOMPONEN SOFTWARE DAN INDUSTRI SISTEM INFORMASI

Terdapat dua kelompok utama yang bermain dalam arena software, yaitu perusahaan hardware dan perusahaan software. Beberapa perusahaan vendor hardware yang utama adalah : IBM, Sun Microsystem, HP, serta Compaq. Perusahaan software à Microsoft. Sedangkan kelompok ketiga yang tidak sepenting dua kelompok utama adalah perusahaan konsultasi.

About forumkuliah

Dosen, trainer, writer

Posted on January 23, 2009, in Sistem Informasi Manajemen. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: