Identifikasi & Resolusi Krisis

Managemen Krisis diartikan sebagai sebagai persiapan dan pelaksanaan strategi dan taktik atau cara yang dapat mencegah atau mengatasi dampak masalah-masalah penting dalam perusahaan atau organisasi. Managemen krisis adalah cara berfikir dan bertindak pada saat semuanya menjadi keruh dan kacau. Krisis membutuhkan semua kemampuan dan ketrampilan yang kita miliki, dengan situasi dibawah tekanan dan dengan waktu yang terus mendesak

Managemen krisis dimulai dengan menjawab 2 pertanyaan penting. Apakah krisis itu. Dan kapan krisis itu dimulai. Menemukan jawabannya tidak semuadah yang kita bayangkan. Mudah, jika persolannya adalah kapan kebakaran itu terjadi atau kapan produk iu rusak. Namun jika pertanyaan meningkat pada apa yang telah dilakukan oleh CEO atau kapan perusahaan itu terjebak dalam permainan bisnis, hal tersebut menjadi sedikit lebih sulit untuk memperkirakan sebab-sebab yng masih mengambang.

Dalam bukunya Overdrive, Michael Silva dan Terry McGann, untuk melihat apah sebuah fenomena kejadian adalah sebuah krisis.

  1. Pada tingkatan fenomena kejadian ini akan mempengaruhi kemampuan anda untuk mencapai misi anda.
  2. Bagaimana potensi intensitas peningkatan krisis? Seberapa besar krisis tersebut dapat berpengaruh?
  3. Nilai perusahaan mana yang terkena dampaknya (fisik & nonfisik) dan Seberapa jauh krisis itu menimbulkan kerusakan?
  4. Bentuk hubungan seperti apa yang akan terancam?

Manajemen Krisis melewati seluruh batas-batas organisasional yang berpengaruh pada seluruh Stage-holders. Baik menyangkut persoalan secara langsung maupun pendukung potensial untuk memberikan pemecahan masalah.

Keterkaitan PR dan Komunikasi dalam pencapaian misi dan tujuan.

Manajemen krisis mempunyai 3 tujuan penting. Pertama, idealnya adalah mencegah terjadinya krisis jika memungkinkan. Kedua, jika krisis telah akut, maka mengolah efek negatif pada perusahaan atau produk yang dihasilkan. Ketiga, dengan perilaku yang dilakukan melalui manajemen krisis, maka digunakan untuk menyusun platform untuk masa depan perusahaan.

Empat pertanyaan penting dalam menyusun rencana krisis:

  1. Apa ancaman paling potensial di perusahaan Anda?

a. Bencana alam, kebakaran ledakan

b.Karyawan atau industri terkait lainnya.

c. Isu-isu mengenai budaya perusahaan atau personal.

d.Kecelakaan dan terorisme.

  1. Dapatkah anda merencanakan dengan cermat tiap bagian-bagian?

a. Anda dapat merencanakan perlakuan bukan taktik rincinya.

b. Anda dapat memberlakukan sistim pertanggungjawaban berdasar pada ancaman potensial

c. Anda dapat menjalankan fungsi komunikasi untuk peringatan dini.

d. Anda dapat membuat kontrol terpusat dan mengendalikan situasi krisis yang ada.

  1. Apa yang coba dilindungi dari rencana anda?

a. Reputasi dari perusahaan.

b. Merk atau brand perusahaan

c. Managemen puncak (utama)

  1. Apakah anda memerlukan sebuah rencana atau hanya persiapan yang baik?

a. Tidak perlu

b. Anda dapat membuat keputusan langsung.

c. Anda dapat mengatisipasi pertanyaan-pertanyaan yang ada dan menyiapkan sebuah jawaban terbaik.

d. Anda dapat membuat jaringan distribusi terkait.

Bentuk sifat krisis menurut karateristik penyebabnya:

  1. Kasus yang terkait dengan produk.
  2. Terorisme dan kekerasan yang tak terdukga.
  3. Keuangan, pengalihan, dan isu-isu etik.
  4. Rumor dan hukum.

Rencana krisis

  1. Mulailah dengan pendekatan.

Perencanaan krisis dimulai dengan pernyataan perusahaan dengan pendekatan manajemen krisis perusahaan, membentuk data base keputusan, dan tindak lanjut untuk keseluruhan aksi.

  1. Bangun reputasi yang kuat.

Kumpulkan citra positif yang mendukung, adalah taktik krisis terbaik dan termurah.

  1. Bentuk Tim penangulangan krisis
  2. Bentuk krisis center.
  3. Jaringan sistem peringatan.
  4. Persiapkan materi-materi yang mendukung.

Menangani Krisis. 4 R.

  1. Regret.
  2. Resolutions.
  3. Reform
  4. Restitutions

Pendekatan taktik manajemen krisis..

  1. Mulailah dengan pendekatan. Krisis. Perencanaan krisis dimulai dengan pendapat perusahaan atas keputusan pendekatan manajemen krisis, menetapkan keputusan utama dan sikap untuk setiap tindakan. Hal itu diarahkan untuk melakukan perlindungan atas krisis yang terjadi.
  2. Bangun reputasi yang kuat.

Kumpulkan sikap positif yang meningkat adalah yang terbaik dan termurah untuk sebuah penangana krisis. Hampir tidak mungkin untuk membangun hubungan dan krisdibitas dengan stageholders ditengah krisis. Hal tersebut harus selalu dibangun pasa saat situasi masih normal dan tenang.

  1. Buatlah Tim Krisis.

Seseorang harus memegang kendali atas krisis. Dan dalam banyak kasus hal itu akan menyita seluruh waktunya. Dia haruslah naggota dari top manajemenyang dapat mengawasi setiap langkah dari tugas sehari-hari dan mengotrol teim krisis.

  1. Membuka pusat krisis.
  2. Jaringan system peringatan.

Kesulitan terbesar anda adalah mengetahuai apa yang terjadi di perusahaan anda, banyk rumor, isu produk, kelompok pembela, penelitian, dan isu keselamatan. Ketahuilah bagian mana yang dapat menimbulkan kriss potensial secara nyata bagi anda.

  1. Persiapan materi-materi dengan tepat.
    1. Tanggapi media dimulai jika anda sudah mempunyai informasi lengkap tentang krisis cecara rinci, diskripsikap konsep pendekatan anda dan berjanjilah untuk memberika informasi.
    2. Jawaban terbaik dan iformasoi yang akurat jika produk mengalami kegagalan, pesawat terjatuh,
    3. Informasi akurat namun positif jangan berspekulasi mengenai penyebab kejadian sebuah krosis.

Normalnya jika ada krisis maka yang ada adalah kekosongan informasi. Isilah dengan informasi untuk menghindari spekulasi dari media. Jangan Malu menjadi dengan bicara yang baik-baik untuk perusahaan

About forumkuliah

Dosen, trainer, writer

Posted on February 5, 2009, in Manajemen Krisis. Bookmark the permalink. 1 Comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: