Masalah Adalah Hal Indah Dalam Hidup

Sahabat, jika hari ini anda mempunyai masalah maka bersyukurlah, karena itu tanda bahwa anda masih hidup. Mengapa saya berkata demikian?? Karena memang kita hidup, kita dewasa, kita berhasil, dan memandang keindahan dalam kehidupan itu karena kita mempunyai masalah.

Masalah sering kali didefinisikan sebagai keadaan yang tidak segaris atau linear dengan apa yang kita harapkan. Misalkan kita hadir di satu perjamuan, kita memakai gaun yang kita anggap paling cocok dipakai pada acara tersebut, namun pada saat sampai di tempat kita mendapatkan sambutan yang kurang simpatik dari tamu yang lain. Nah, saat itulah timbul masalah.

Pada masalah terjadi ada beragam efek yang ditimbulkan pada seseorang dan dari efek tersebut akan muncul sikap dalam terhadapnya.

  1. Memandang Masalah Sebagai Bencana : Seringkali kita memandang masalah sebagai bencana. Oleh karena itu persepsi kita mengatakan masalah tersebut lebih pada mendatangkan kerugian. Pada tahapan ini maka seseorang memiliki kecendrungan untuk lebih baik menjauh dari masalah tersebut. Dengan harapan agar persoalan yang ada tidak terlalu merugikan. Namun kadang harapan tersebut, seringkali tidak terealisasi dengan baik. Karena masalah yang dijauhi, dan tidak terselesaikan menjadi semakin kompleks dan rumit. Bisa jadi pada saat itulah bencana sebenarnya akan menepanya. Kerugian yang diderita bahkan lebih besar.
  2. Memandang Masalah Bukan Masalah: Pada porsi tertentu kita sebagai insan menganggap bahwa hidup dengan masalah adalah bukan merupakan hidup yang indah. Dengan kata lain, jika ingin menikmati hidup, anggaplah bahwa kita akan selalu menemukan hal yang menyenangkan dan tidak ada masalah. Sahabat, jika anda memiliki persepsi ini maka anda perlu berhati-hati. Karena bisa jadi itulah masalah terbesar anda, dengan menggap bahwa anda tidak punya masalah. Kemungkinan terbesar yang akan menyeruak adalah kita sebagai pribadi menjadi kurang berkembang. Anda tidak banyak mengambil keputusan penting dalam hidup, karena memang tidak ada yang harus diputuskan. Anda juga tidak panda dalam melihat lingkungan, karena sensitifitas anda telah dibekukan oleh persepsi anda yang keliru tentang masalah. Nah, jika kita tidak menjadi pribadi yang solutif maka kita akan tetap menjadi pribadi yang sama setiap saat. Dan jika itu terjadi, maka sebenarnya anda telah menciptakan masalah anda sendiri.
  3. Memandang Masalah Ancaman : Ketakutan akan terjadinya masalah membuat kita menjadi pribadi yang tertutup, tidak komunikatif dan cenderung pesimis. Dengan kata lain, ancaman akan membuat orang menjadi takut mengambil resiko karena itu muncul rasa rendah diri dan runtuhnya kepercayaan diriu seseorang. Oleh karena itu banyak orang yang saat ini lebih baik dapat gaji bulanan yang pasti, namun setiap hari mengeluh karena kebutuhannya masih kurang, daripada menjadi lebih kaya namun memiliki resiko miskin yang tinggi.
  4. Memandang Masalah Sebagai Peluang: Dalam hidup adakalanya kita memandang setiap hal dengan optimis. Inilah pribadi yang ketika ada masalah, maka dia berkata, ”Why Not”.Andapun mampu menjadi pribadi yang melihat masalah sebagai sebuah peluang. Pada intinya jika kita cermati, pasti ada sesuatu yang bisa kita ambil dari masalah. Mamandang masalah dari perspektif ini akan memberikan kita kekuatan untuk tertarik didalamnya dan menyelesaikannya. Dan bukan lari darinya. Maka jika hasil atas penyelesaian itu baik maka sepenarnya momen peluang ada didepan mata kita. Dan locatan besar telah anda tempuh.

“IF YOU SAY NO PROBLEM, IT’S MEAN BIG PROBLEM”

Apa yang membuat masalah membuat hidup menjadi Indah

  1. Membuka Tabir Potensi Personal. Terkadang suatu masalah menjadika sisi-sisi personalitas anda muncul dengan luar biasa hebatnya. Keterdesakan untuk dapat menyelesaian masalah mampu membuat kita berbuat diluar kebiasaan. Bahkan orang-orang didekat anda merasakan anda menjadi pribadi yang lain dari biasanya. Lebih tegas, lebih kuat, bijaksana dan agresif. Bisa jadi. Coba perhatikan!!
  2. Mampu Memperkaya Kepribadian. Suatu persoalan bisa jadi membawa warna baru dalam kehidupan kita. Sehingga dengannya kita bisa belajar dan memperkaya kepribadian. Dengan masalah kita akan semakin cerdas dalam mensikapi lingkungan, membuat keputusan-keputusan yang dewasa.
  3. Harmonisasi Koneksitas Sosial. Seumpama semua orang ini merasa tidak ada masalah mungkin saja tidak akan ada rasa saling membutuhkan satu sama lainnya. Dengan masalah maka setiap orang bisa terkoneksi dalam hubungan yang saling bisa mengisi dan memberikan nilai positif. Masalah mampu memberikan efek yang baik bagi terciptanya harmonisasi dalam masyarakat.

Sahabat, jika anda mengira bisa lari dan menghindar dari masalah, maka anda salah besar. Karena jika demikian, maka anda sebenarnya tidak lari dari masalah, namun menciptakan masalah anda sendiri. Masalah tidak akan pernah hilang jika anda hanya menyimpannya rapat-rapat dibenak anda, dan tidak pernah anda coba selesaikan. Bisa jadi masalah akan semakin terakumulasi, semakin komplek dan rumit untuk diurai. Saya ingin menginpirasi anda semua bahwa masalah adalah bagian dari hidup, dan jika tidak siap untuk mendapat masalah, maka anda tidak akan merasakan indahnya kehidupan. Sukses untuk anda

About forumkuliah

Dosen, trainer, writer

Posted on February 5, 2009, in Artikel Motivasi. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: