Pertama & Terakhir

Dalam mencapai karir yang baik maka sewajarnya anda harus selalu menunjukkan bahwa anda berguna bagi orang lain. Berguna secara kualitas dan kemampuan anda, sehingga lingkungan memandang diri anda sebagai seseorang yang patut dihormati dan dikasihi. Setiap kesempatan itu datang (berbagi dengan lingkungan) maka manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Karena untuk mendapatkan momen penting itu kadang kita belum tentu menemukannya atau bahkan tidak pernah menemukannya karena lingkungan tidak menganggap anda sebagai pribadi yang berguna dan berharga.

Untuk mencapai kualitas karir yang cemerlang maka ada tiga hal dimana anda harus menjadi orang pertama yang melakukannya:

  1. Jadilah Pertama dalam mendukung ide dan pendapat orang lain. Kejelian dalam melihat potensi dari sebuah ide, mampu membuat anda membangun kerjasama dengan orang lain, melalui pencapaian ide tersebut. Entah ide itu datangnya dari atasan, bawahan, atau teman, bahkan keluarga kita.
  2. Jadilah pertama untuk membantu: Mengulurkan tangan, berdiri, melangkahkan kaki dengan segera ketika teman, sahabat, atau kolega dan bahkan pelanggan kita memerlukan sebuah bantuan. Aktif dalam mencari solusi, dan terlibat dalam pencapaian hasil. Dengan demikian tidak usah anda mengatakan, saya baik, saya mampu, saya berkualitas. Namun tindakan anda dengan bertindak dalam membantu, akan berkata lebih lantang dari apa yang bisa anda teriakkan.
  3. Jadilah yang pertama untuk menghasilkan: Anda seharusnya menjadi orang pertama yang memberikan bukti bahwa ide anda bisa menghasilkan. Karena andalah yang mampu melihat potensi dari sebuah ide, dan menjadi orang pertama yang terlibat dalam pekerjaan ide tersebut. Sehingga lingkungan kerja memandang anda tidak hanya bicara, namun mampu meberikan hasil dari apa yang telah anda bicarakan.

Selanjutnya ada dua hal terakhir yang harus anda lakukan agar mampu memberikan kualitas karir yang baik pada anda.

  1. Jadilah orang terakhir yang meragukan: Anda menjadi terakhir yang meragukan, dan memang telah betul-betul memandang bahwa suatu poroyek atau ide itu tidak banyak menimbulkan manfaat yang baik. Sehingga nilai-nilai positif harus dikembangkan, agar kita sebagai pribadi tidak mudah meragukan ide atau gagasan orang lain. Karena bisa jadi dari ide yang terburukpun akan muncul potensi. Dengan demikian, maka orang akan menghormati anda, melihat anda sebagai pribadi yang senantiasa optimis dalam memandang sebuak ide ataupun gagasan.
  2. Jadilah yang terakhir untuk menyerah: Karena anda mencapai hasil yang mengagumkan, maka berikan contok yang signifikan pada lingkungan kerja anda. Menjadi orang yang terakhir untuk menyerah membuat kita tidak akan dikatakan losser namun bisa jadi the real winner. Apa jadinya, jika sebuah kesebelasan sampai menit ke 90, walauopun telah ketinggalan jauh dari musuhnya, namun tidak ada nampak keraguan bagi mereka untuk terus menyerang dan mencoba memasukkan bola kedalam jaring lawan. Bisa jadi walaupun mereka kalah, mereka masih mendapat tepukan semangat dari penonton dan berjalan dalam posisi tegak. Sungguh luar biasa!!.

Sahabat untuk menjadi sesuatu, maka kita harus memberi sesuatu. Jika apa yang kita berikan sedikit, maka hasil yang kita dapatkan juga tidak akan banyak. Sehingga bagi sahabat yang saat ini masih saja selalu merasa dikecewakan oleh lingkungan. Cobalah membuka diri sahabat. Apakah saya sudah memberikan sesuatu yang berharga bagi lingkungan, pekerjaan dan karir. Sukses untuk anda.

About forumkuliah

Dosen, trainer, writer

Posted on February 5, 2009, in Artikel Motivasi. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: