Pay Attention. You May Have What You Want

Tidak ada yang sempurna didunia. Itulah yang membuat dunia menjadi indah, saling terhubung satu sama lain, untuk melengkapi setiap kelemahan pribadi satu, dengan kelebihan pribadi lainnya. Untuk itu, maka bagian terpenting dari keberhasilan perusahaan adalah bagaimana setiap individu bernama karyawan itu mampu menjalankan fungsinya dengan tepat sesuai dengan tugas dan tanggungjawabnya. Mata rantai inilah yang kemudian memunculkan nilai yang akan menguatkan keuntungan kompetitif perusahaan. Persoalan akan muncul jika ada mata rantai yang memilih untuk eksklusif atau tidak melebur. Maka bisa dipastikan akan mengganggu produktifitas dan kerja secara keseluruhan. Dalam konteks pelayanan prima, maka perusahaan yang berorientasi pada pelanggan keduanya terikat oleh hukum pasar, yang harus melayani satu sama lainnya. Jika kemudian, ada satu pihak yang beranggapan lebih penting, maka sebenarnya hal itu adalah masalah besar, yang bisa jadi mengganggu eksistensi hubungan antara keduanya. Bagaimana agar hubungan itu terjalin dengan baik,

1. Share with Customer How Important They Are to You

Kedekatan emosional dengan pelanggan tidak hanya melulu pada saat terjalinnya transaksi. Namun lebih dari itu, kemungkinan untuk tukar ilmu dan informasi masih memungkinkan diluar wilayah formal. persiapkan diri anda untuk lebih banyak mendengarkan keluhan mereka, berempatilah pada saat mereka sedih, gembira, bahkan marah. Perlihatkan bahwa apa yang anda miliki tidak akan pernah ada artinya tanpa kehadiran pelanggan. Sehingga mulailah sering berterima kasih dan tersenyum pada pelanggan anda. Karena jasa mereka, anda masih mendapatkan pekerjaan dan kesempatan untuk melayani.

2. Don’t Believe in Yourself Too Much

Jadikanlah pelanggan anda pribadi yang hebat di mata lingkungan, dengan mempersilahkan mereka ikut membantu anda dan perusahaan untuk menyelesaikan masalah. Terkadang sebagai penyedia layana, kita merasa serba tahu tentang kebutuhan dan keinginan pelanggan, atau mengganggap bahwa pelanggan hanya sebagai penerima layanan, shingga mereka tidak sama seklai tahu tentang prospek produk dan layanan anda. Mengapa tidak mencoba membuka diri kepada pelanggan anda. Jika apa yang dihasilkan itu berhasil, maka sebenarnya kebanggaan itu bukan hanya milik anda dan perusahaan. Namun pelanggan anda juga ikut merasa bangga.

3. Don’t Be Overprotective

Hukum keterhubungan ini menjadikan anda dan pelanggan sebagai sebuah satu ikatan. Untuk menjaga agar ikatan itu tetap harmonis dan berkelanjutan maka diperlukan sebuah keterbukaan dan saling menghormati. Hindarkan diri anda dari kecurigaan yang berlebihan pada pelanggan anda. Berikan informasi yang relevan tentang produk dan jasa anda untuk membantu mereka memecahkan masalah. Berikan manfaat yang ingin mereka raih untuk lebih mempererat ikatan emosional. Sehingga akan sangat merugikan jika anda terlalu menjaga jarak dengan pelanggan, kesan angkuh, merasa dibutuhkan, tidak proaktif dan mau menang sendiri mungkin saja akan melekat pada anda dan lembaga.

4. Every Relationship Is Different

Perlakukan setiap hubungan dengan cara yang berbeda, tergantung bagaimana kualitas hubungan itu berjalan dan karakter pribadi di dalam hubungan tersebut. Bagaimana anda bersikap saat bertemu dengan pelanggan lama dan baru, tentu saja bentuk komunikasi yang anda buat berbeda. Bagaimana saat anda pergi untuk melakukan perluasan pasar di pedesaan, maka penting artinya untuk melakukan penyesuaian dengan budaya dan karakter orang-orang yang tinggal di sana. Sama halnya pada saat pelanggan anda merasakan pelayanan anda yang tidak baik, maka perlakukanlah mereka dengan berbeda, interaksi komunikasi yang unik untuk menjadikan suasana menjadi lebih nyaman bagi keduanya.

5. Little Things Have Big Meanings

Jangan mengira untuk membuat sebuah hal yang berkesan, anda harus mengeluarkan dana besar. Namun seringkali kesan itu didapat, karena anda melakukan hal kecil yangmembuat pelanggan anda menjadi berkesan. Sejatinya senyuman anda, sapaan anda yang ramah, tutur kata anda yang sopan, atau pesan singkat anda berisi ucapan terima kasih, selamat ulang tahun, informasi jasa layanan terbaru, bahkan segelas air mineral dingin bisa membuat sebuah perbedaan yang signifikan. Untuk itu, sukalah untuk melakukan hal kecil yang tentu saja disukai oleh pelanggan. Sebab, mereka butuh konsistensi bukan hanya sekedar kejutan hadiah dan iming-iming diskons.

Kebutuhan akan hubungan baik selalu menjadikan kesempurnaan interaksi antar individu. Kegiatan ini bukan hanya sekedar saling menguntungkan, namun selalu bisa dijadikan sebuah wilayah untuk memperkaya diri, menjadikan hidup lebih bermakna, dan tentu saja akan menghasilkan sebuah ikatan emosional baik untuk anda sebagai penyedia layanan maupun untuk pelanggan anda, yang selalu bisa tersenyum tulus saat datang untuk dilayani.

About forumkuliah

Dosen, trainer, writer

Posted on March 4, 2009, in Artikel Pelatihan. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: